4 Fakta Film Horor Korsel ‘The 8th Night’ Yang Absurdnya Nggak Ngotak

4 Fakta Film Horor Korsel 'The 8th Night' Yang Absurdnya Nggak Ngotak

Industri film Korea Selatan memang termasuk salah satu yang rajin dalam menelurkan film horor berkualitas. Yang baru-baru ini dirilis adalah film horor berjudul ‘The 8th Night’.

Film ini sendiri udah rilis sejak 2 Juli dan bisa disaksikan di platform streaming film Netflix.

Jika kalian adalah salah satu penikmat film horor Asia yang lagi bingung milih film buat ditonton di masa PPKM darurat ini, HAI rekomendasiin ‘The 8th Night’ buat lo tonton.

Yang jelas film ini bercerita tentang mahluk terkutuk yang dikurung dalam peti selama dua ribu tahun. Masing-masing mahluk tersebut punya kemampuan menjadikan manusia sebagai inang dan memporakporandakan kehidupan manusia di zaman modern.

Dari segi plot memang terdengar cukup klise. Apalagi di kalangan film horor judi bola terpercaya Asia Timur, yang mana udah sering banget berkutat pada hal ghoib bernama kutukan.

Tapi boleh dibilang ini merupakan film horor Korsel yang lumayan ‘nendang’ secara sinematografi dan alur cerita sejak The Host dan A Tale of Two Sisters di tahun 2003 silam, terlebih dengan hadirnya nuansa fiksi ilmiah dalam balutan kisah mistis.

Biar nggak spoiler ke inti cerita, berikut HAI paparkan 4 fakta menarik dari ‘The 8th Night’.

1. Inspirasi dari konsep ajaran Buddha

Dalam gelaran konferensi pers yang berlangsung pada Senin (29/6/2021) lalu, sutradara Kim Tae Hyung mengungkap beberapa inspirasi di balik film besutannya ini.

Salah satunya adalah konsep-konsep ajaran Buddha mengenai penderitaan, karma, hingga pencerahan spiritual.

Guna mendalami konsep ini, aktor Lee Sung Min mengungkap dirinya sempat berkonsultasi dengan beberapa biksu sebelum memulai proses syuting.

2. Terdapat simbol menarik pada judul

Angka “8” yang terdapat dalam judul film The 8th Night memiliki dua makna tersembunyi.

Pertama, angka tersebut menjelaskan jumlah hari yang dibutuhkan oleh kekuatan jahat untuk menghancurkan kehidupan manusia.

Selain itu, “8” juga menjadi simbol infinity atau tak hingga yang memiliki kaitan erat dengan konsep kesempurnaan, keabadian, serta kelahiran kembali.

Baca juga :

Film Run Rabbit Run, Film Horor Soal Halusinasi dan Teror Hantu Masa Lalu

Sinopsis CARGO: Menyelamatkan Anak dari Wabah Zombie

3. Proyek besar pertama Kim Tae Hyung

Film yang dibintangi oleh Lee Sung Min, Park Hae Joon, Nam Da Reum, dan Kim Yoo Jung ini ternyata menjadi debut penyutradaraan Kim Tae Hyung.

Meski begitu, Tae Hyung optimis dirinya mampu membawa angin segar di dunia perfilman Korea Selatan melalui film horor ini.

Dilansir dari news.naver.com, ia menuturkan bahwa The 8th Night juga menawarkan lebih dari sekadar cerita hantu yang mengerikan.

4. Kolaborasi kedua Lee Sung Min dan Nam Da Reum

Sebelum berperan sebagai duo pemburu hantu dalam film ini, aktor Lee Sung Min dan Nam Da Reum pernah berkolaborasi dalam proyek berbeda.

Melansir dari artikel Hong Kong Tatler, keduanya sempat berperan sebagai ayah dan anak dalam serial drama berjudul Memory.

Saat kembali harus beradu akting di The 8th Night, Sung Min dan Da Reum pun tidak menemui kesulitan dalam membangun chemistry. (*)

Back To Top
error: Content is protected !!