Review Film Kolor Ijo Dari Awal Hingga Akhir

Review Film Kolor Ijo Dari Awal Hingga Akhir

Film “Kolor Ijo” adalah sebuah film Indonesia yang dirilis pada tahun 1985 dan disutradarai oleh Teguh Karya. Film ini menggambarkan kehidupan kota Jakarta pada masa itu, dengan fokus pada konflik sosial antara berbagai lapisan masyarakat. Berikut adalah review film “Kolor Ijo” dari awal hingga akhir:

Awal Cerita: Film dimulai dengan pengenalan tokoh utama, yaitu Umar, seorang pemuda yang bercita-cita menjadi polisi. Dia tinggal bersama ibunya dan saudara perempuannya. Saat Umar diterima di akademi polisi, kehidupan keluarganya mulai berubah.

Perkembangan Plot: Ketika Umar menjadi polisi, dia mulai menyadari situs sugar rush slot berbagai masalah sosial di Jakarta, termasuk korupsi di kalangan polisi dan ketidakadilan yang terjadi di masyarakat. Konflik timbul ketika Umar harus memilih antara menjalankan tugasnya sebagai polisi atau melawan kezaliman yang dia temui.

Puncak Konflik: Puncak konflik dalam film terjadi ketika Umar harus berhadapan dengan rekan-rekannya sendiri yang terlibat dalam praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan. Dia juga terlibat dalam pertarungan melawan sindikat kriminal yang kuat di kota tersebut.

Penyelesaian Cerita: Film berakhir dengan Umar mengambil sikap tegas untuk melawan korupsi dan kezaliman, meskipun hal itu mengancam keselamatannya sendiri. Dia memilih untuk mengungkap kebenaran dan melawan ketidakadilan demi keadilan yang lebih besar.

Kesimpulan: “Kolor Ijo” adalah film yang kuat dengan pesan sosial yang dalam. Film ini berhasil menggambarkan realitas kehidupan di Jakarta pada masa itu, dengan menyoroti masalah korupsi, keadilan, dan perjuangan individu untuk memperjuangkan nilai-nilai yang benar. Akting para aktor dalam film ini juga patut diapresiasi, terutama peran utama yang dimainkan dengan kuat dan meyakinkan. Meskipun film ini dirilis bertahun-tahun yang lalu, pesan moralnya tetap relevan hingga saat ini.

Back To Top
error: Content is protected !!