Ngeri, Ada Luka ‘Bermakna’ di Mulut Korban Mutilasi Ryan Jombang ‘Si Penjagal’, dr. Mun’im Idries: Motongnya Sebelum Tewas

Ryan Jombang

Kasus mutilasi yang terjadi di Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengingatkan publik pada kasus Ryan Jombang yang terjadi pada tahun 2008.

Very Idham Henyansyah atau yang lebih dikenal dengan Ryan Jombang merupakan terpidana mati kasus pembunuhan berantai. Ryan Jombang tercatat pernah membunuh 11 orang di Jakarta dan Jombang, kampung halamannya selama rentang waktu 2006 hingga 2008.

Kasus Ryan Jombang ini pertama kali https://billsberryfarm.com/ terbongkar karena ditemukan potongan tubuh di dekat Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan pada 12 Juli 2008. Setelah melalui hasil penyelidikan, diketahui bahwa jasad tersebut merupakan Heri Santoso, seorang manager di perusahaan swasta di Jakarta.

Diketahui Ryan Jombang memiliki orientasi seksual terhadap laki-laki. Motif Ryan Jombang membunuh Heri karena korban dituduh menggoda kekasihnya, Noval. Heri lantas dibunuh di apartemen milik Ryan di Jalan Margonda Raya, Depok.

Pasca membunuh korban, Ryan Jombang justru berfoya-foya menggunakan ATM milih Heri. Hal ini membuat wajahnya terekam kamera  saat ia mengambil uang di ATM milik Heri.

Karena kasus ini mencuat, muncul laporan warga lain yang kehilangan anggota keluarganya tetapi merasa dekat dengan Ryan Jombang. Dari laporan tersebut polisi lantas melakukan penelusuran dan menemukan bekas kolam ikan di belakang rumah orangtua Ryan di Jombang.

Ternyata di tempat ini terkubur empat jasad korban Ryan Jombang lainnya. Ketika ditemukan polisi, jasad korban pembunuhan Ryan diketahui sudah berbentuk kerangka. Yang lebih mengejutkan, ternyata Ryan juga mengakui telah melakukan pembunuhan lain di samping pembunuhan yang terlacak.

Kasus mutilasi yang terjadi di Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengingatkan publik pada kasus Ryan Jombang yang terjadi pada tahun 2008.

Very Idham Henyansyah atau yang lebih dikenal dengan Ryan Jombang merupakan terpidana mati kasus pembunuhan berantai. Ryan Jombang tercatat pernah membunuh 11 orang di Jakarta dan Jombang, kampung halamannya selama rentang waktu 2006 hingga 2008.

Kasus Ryan Jombang ini pertama kali terbongkar karena ditemukan potongan tubuh di dekat Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan pada 12 Juli 2008. Setelah melalui hasil penyelidikan, diketahui bahwa jasad tersebut merupakan Heri Santoso, seorang manager di perusahaan swasta di Jakarta.

Diketahui Ryan Jombang memiliki orientasi seksual terhadap laki-laki. Motif Ryan Jombang membunuh Heri karena korban dituduh menggoda kekasihnya, Noval. Heri lantas dibunuh di apartemen milik Ryan di Jalan Margonda Raya, Depok.

Pasca membunuh korban, Ryan Jombang justru berfoya-foya menggunakan ATM milih Heri. Hal ini membuat wajahnya terekam kamera  saat ia mengambil uang di ATM milik Heri.

Karena kasus ini mencuat, muncul laporan warga lain yang kehilangan anggota keluarganya tetapi merasa dekat dengan Ryan Jombang. Dari laporan tersebut polisi lantas melakukan penelusuran dan menemukan bekas kolam ikan di belakang rumah orangtua Ryan di Jombang.

Ternyata di tempat ini terkubur empat jasad korban Ryan Jombang lainnya. Ketika ditemukan polisi, jasad korban pembunuhan Ryan diketahui sudah berbentuk kerangka. Yang lebih mengejutkan, ternyata Ryan juga mengakui telah melakukan pembunuhan lain di samping pembunuhan yang terlacak.

“Di bagian perutnya itu potongannya sedikit kecil-kecil begini, nggak seperti ditebas samurai-lah. Artinya apa? Senjata-senjata kecil ini, pisau dapur bisa. Jangan cari samurai-lah seperti itu,” jelas dr. Mun’im Idries.

Bukan hanya itu, dr. Mun’im Idries juga menemukan fakta bahwa Heri belum meninggal ketika dimutilasi. Hal ini diketahui dari adanya peradangan di jaringan bagian paha kanan yang mengindikasikan bahwa korban masih hidup ketika Ryan Jombang melakukan pemotongan jasad.

“Kita periksa ternyata di paha kanannya, saraf mikroskopik, ditemukan reaksi radang tadi, berarti motongnya sebelum tewas,” jelas dr. Abdul Mun’im Idries. (Lsn)

Baca Juga : https://www.valicarrental.com/headshot/

Back To Top
error: Content is protected !!